Information: (1-647) 238-1897

About IRECT

Indonesian
IRECT dimulai oleh sekelompok imigran Indonesia di Canada pada tahun 2001. Sejak berdirinya IRECT merupakan tempat beribadah baik bagi orang-orang Indonesia maupun non-Indonesia di wilayah Greater Toronto. Ini berarti bahwa IRECT berupaya untuk menjadi Gereja yang inklusif. Kami menyambut dan menerima siapapun dengan karunia, ras, bahasa, budaya, dan tradisi yang berbeda sebagai anggota Gereja. Sebab kami rindu merefleksikan Gereja dalam Wahyu 7:9, sebuah Gereja di mana suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan Anak Domba Allah, bersama-sama menyembah-Nya.

 

Reformed
IRECT merupakan salah satu cabang penting dalam sejarah Gereja Kristen yang Am pada umumnya dan Gereja-gereja Protestan pada khususnya. Kami mengikuti pengajaran John Calvin, seorang reformator abad ke-16 yang telah berjuang untuk mengembalikan Kekristenan pada akar-akar alkitabiahnya. Standar-standar ajaran yang diikuti oleh IRECT meliputi Tiga Rumusan Kesatuan, Pengakuan iman Westminster, Katekismus Besar, dan Katekismus Kecil.

Evangelical
Istilah Evangelical berasal dari kata Yunani euangelion, berarti 'Injil,' atau, 'kabar baik.' Kami mengagumi dan meneladani para tokoh Injili, seperti Jonathan Edwards (1703-1758) dan George Whitefield (1715-1770) yang telah membawa orang-orang Kristen pada zaman mereka untuk mengalami Kebangunan Rohani: pertobatan dan kekudusan hidup. Antusiasme, gairah, dan semangat bagi Injil Yesus Kristus inilah yang kami doakan dan harapkan dapat terus-menerus berkobar dalam hati kami.
 
 
 
 
 
Untuk singkatnya, kami menyebut diri kami: “IRECT”.

 

Emblem IRECT


Tiga elemen menyatu dalam emblem IRECT: salib, alkitab, dan api. Berikut ini makna dari tiga elemen tersebut. Salib mewakili kematian sacrificial Kristus bagi keselamatan kita, orang berdosa. Salib yang terletak di tengah merupakan pusat dari Gereja. Kristus yang tersalib ialah Tuhan dan Raja yang kita sanjung dan muliakan dalam seluruh aspek kehidupan. Alkitab yang terdiri dari 66 buku kanonik Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru sebagaimana diakui dalam pengakuan-pengakuan iman Reformed adalah basis dari Gereja kita. Alkitab melandasi salib berarti pengenalan kita akan Kristus bersumber darinya. Roh kudus mencerahkan pikiran dan hati kita untuk mengerti, menerima, dan percaya pada kebenaran Alkitab sehingga menghasilkan iman yang selalu bersandar dan menyanjung Kristus. Kami juga percaya akan prinsip sola scriptura yang dipahami dan diajarkan oleh para bapa Gereja di abad yang silam. Dari Alkitab memancarlah api lambang antusiasme, gairah, dan semangat bagi injil Kristus. Dengan kata lain, pengenalan yang benar akan Alkitab akan mengobarkan semangat injili.
 

 
Jika Anda menarik garis lurus bersentuhan dengan tepian emblem, atau membayangkan menarik garis tersebut, maka Anda akan menemukan frame segitiga. Apa artinya? Segitiga mewakili teologi trinitarian. Kami percaya bahwa Allah yang esa hanya dikenal dalam tiga pribadi: Bapa, Putra, dan Roh Kudus.

 

Karakteristik IRECT
 
 
Keutamaan Firman Tuhan dalam Kebaktian
Firman Tuhan dalam Kebaktian IRECT sentral, baik dalam kotbah maupun sakramen. Berada di tengah masyarakat yang semakin sekular, konsumeristis, dan materialistis, kami terpanggil untuk memberitakan dan mengajarkan Firman Kebenaran dengan setia dan utuh (2 Tim. 2:15).

 

Nyanyian-nyanyian yang Alkitabiah
Bagi kami Firman Tuhan begitu penting sehingga bahkan bait-bait nyanyian dan himne yang kami nyanyikan dalam Kebaktian harus sesuai dengan Alkitab.

 

Sistem kepemimpinan: Presbyterian
Dengan kata lain, IRECT digembalakan dan dikelola oleh para penatua. Tugas utama para penatua adalah menggembalakan jemaat (Kis 20:28), memimpin atau mengatur jemaat (Tit. 1:7), dan menjaga kemurnian ajaran gereja (1 Tim. 5:17). Berdasarkan tugasnya, para penatua dibagi dua: penatua-pengatur (ruling elder) dan penatua pengajar (teaching elder). Penatua-pengatur dan penatua-pengajar ditahbiskan dan memimpin Gereja sebagai Majelis Jemaat. Penatua-pengajar (Pendeta) bertanggung jawab atas pengajaran, ibadah, dan pelaksanaan sakramen. Penatua-pengatur bertanggung jawab atas disiplin, pertumbuhan, dan misi Gereja. Para Penatua mengadakan Rapat Majelis untuk memikirkan, membicarakan, dan memutuskan kebijakan dan arah pelayanan Gereja secara keseluruhan.

 

Keluarga merupakan unit yang penting
Kami beribadah bersama sebagai keluarga-keluarga, dan percaya bahwa Gereja adalah keluarga Allah. Kami berkomitmen untuk memperhatikan, membina, dan memperkuat keluarga-keluarga Kristen agar dapat bertumbuh dalam anugerah Tuhan, berbuah bagi-Nya, serta menjadi berkat di tengah lingkungan mereka. Kami juga menganggap penting anak-anak. Oleh karena itu, dalam sakramen baptisan, kami sebagai orangtua-orangtua Kristen membawa anak-anak kepada Tuhan. Kami percaya bahwa anak-anak kami merupakan bagian yang utuh dari keluarga perjanjian Allah. Ketika berjanji pada baptisan anak untuk membesarkan anak-anak dalam iman, kami tahu bahwa kami tidak sendiri. Anggota-anggota lain dari Gereja juga turut berjanji di hadapan Tuhan untuk membantu kami mendidik anak-anak kami dalam iman Kristen dan mendukung pertumbuhan mereka sebagai orang-orang percaya.

 

Keimaman semua orang percaya
Semua orang Kristen adalah hamba-hamba Tuhan, di manapun Tuhan menempatkan mereka. Apakah kami bekerja di sekolah, pabrik, ladang, atau di Gereja; apakah kami berada di sekolah atau tinggal di rumah, kami menggunakan karunia-karunia pelayanan yang Tuhan telah berikan pada kami bagi kebaikan Kerajaan-Nya (1 Pet. 2:9).

 

Komitmen kuat terhadap pembinaan Kristen
Program-program dalam IRECT bertujuan untuk membantu jemaat bertumbuh secara utuh. Kami rindu semua anggota Gereja dapat menjadi orang-orang Kristen yang mengenal apa yang mereka percaya, mengerti Alkitab, dan hidup sesuai dengan ajaran-ajarannya.